30 Januari 2009

Fenomena Palanta di Cimbuak.net

Pada mulanya saya iseng untuk berselancar di dunia maya ini, iseng-iseng masuk google dan cari kata-kata dalam bahasa Minang, benar-benar iseng saya tulis cibuak dan ternyata keluar Cimbuak - Forum Silaturahmi dan Komunikasi Masyarakat Minangkabau ...
dan sekali lagi dengan iseng juga saya mulai membuka halaman tersebut dan terpampanglah Cimbuak.net, Minangkabau community portal...hehehe....
Sekali lagi iseng ...dan membaca artikel artikel yang termuat didalamnya, eh.. ini pakai bahasa Minang bahasa ibu saya, dan sekali, dua kali jadi asik juga membaca tulisan dengan bahasa Minang....
dan bisa juga measukkan artikel dan kamus bahsa minang,pada mulanya saya hanya mengisi tambahan kata-kata yang ingat bahwa kata-kata minang tersebut sangat lumrah di kampuang saya jadi saya inputkanlha beberapa kata-kata seperti ceda, kain saok, dan sukuang.
Kemudian saya buka lagi ada untuk mengirimkan artikel , maka saya coba untuk menulis secara otodidak tulisan yang masih membekas dihati dengan kegeraman tentang nama daerah di sumbar dengan seenaknya di ubah menjadi seperti dipaksakan di bahasa indonesiakan...hehehe maka jadilah judul tulisan "namo nagari di minang kabau alah tagadai.." saya kirimkan dan beberapa hari kemudian terpampang di halaman depan cimbuak.net. hehehe...
banayak tanggapan yang muncul dari sesama anggota forum cimbuak... ada yang menambahkan contoh nama kampungnya masing-masing...hehehe lagi..
beberapa lama saya fakum membuka cimbuak.net dikarenakan agak sedikit sibuk dengan tugas sehari-hari sampai beberapa lama kemudian buka lagi.. dan saya melihat disana ada palanta cimbuak, apa pula ini ? pikir saya, dengan iseng lagi saya coba untuk membuka dan disuruh mendaftar hehehe .Saya langsung daftar, dan mendapat ID dan password, saya coba masuk palanta... wah ternyata.... ini adalah forum komunikasi sesama anggota cimbuak dengan memakai bahasa Minang, saya coba untuk memberanikan diri masuk dan berkenalan dengan beberapa anggota, dan mendapat tanggapan pada mulanya memang agak canggung malum pemain baru yang selama ini TIDAK pernah chatting dengan siapapun heheh ( kuper kali ya )...sampai suatu saaat ada yang disebut pak KUTO dari Bukittinggi dan kebetulan saya pulang ke bukittinggi dengan iseng saya coba untuk menghubungi beliau dan ternyata sambutan nya menggembirakan .saya tunggu pak katik di hotel grand malino kata beliau heheheh.. saya nekad kesana dan bertemulah dengan pak Kuto yang sekarang berganti ID dengan pak Ula nago 52 hehehe... orangnya kocak dan baik deh..hahah.. Dan ternyata beliau lebih senior dari saya....tapi tetap berjiwa muda...dan tentunya awet muda.. ( soryy pak nago ).
Tidak beberapa lama saya mendapat informasi bahwa ada anggota dari Kuala Lumpur yang mau pulang ke padang, dengan tekad akan saya temui beliau.. hehe ternyata beliau orang sumbar juga heheh maka bertemulah saya dengan DL malin parmato di bandara Minang kabau...masih muda dan tentu saja ganteng ( hmm..).
sementara itu banyak kenalan yang di dapat dari jari..( mengetik ) dengan bahasa Minang di palanta cimbuak, saya juga mendengar di cimbuak ada radio yang online yang di kendalikan dari beberapa tempat , kadang bogor, kadang KL, kadang Jepang heheh bagaimana ini ? kok biasa ya akhirnya saya kirim email ke pak WIN , salah seorang admin nya cimbuak, gayung bersambut dan kemudian dia tanya pakah pak katik ingin menjadi DJ ( istilah nya ) saya jawab ok saya coba, dan dikirimkan juklaknya, beserta file-file yang diperlukan untuk DJ ini .hahaha ,maka jadilah saya men DJ di radio cimbuak sampai tulisan ini di buat ) hehehe.. asik men DJ ini sihingga nama pasie jambak PAPIKO alias padang pinggia Kota sudah saya umumkan sebagai studio-3 nya cimbuak hehehe .
Saya kekurangan stok lagu minang yang berupa MP3, maka saya coba untuk meminta ke pak nago yang banyak koleksi lagu minang mp3, maklum beliau termasuk jenis seniman hehehe.. sekali lagi trims pak nago..sehingga kini kalau orang di palanta minta lagu dapat dikabulkan hanya beberapa lagu yang tidak ditemukan atau tidak termasuk dalam koleksi saya heheh, mohon maaf...
rupanya fenomena cimbuak ini menggema ke manca negara, banyak dunsanak orang minang yang merantau jauh ke luar negeri sana tertarik dengan palanta dan radio cimbuak untuk sekedar melepas rindu akan kampung halaman yang sudah sekian tahun mereka tinggalkan, rindu dengan " garah" lapau, rindu dengan suasana kampung halaman dan rindu dengan lagu kesenian minang yang dapat terobati sementara dengan bercanda di palanta cimbuak dan radio cimbuak online... ya saya sangat bersyukur dapat ikut serta mengobati kerinduan dunsanak yang jauh dari ranah minang walaupun kami belum pernah bertemu muka alias kopy darat....hehehe...
semoga nanti dapat bertemu muka dengan dunsanak yang ada dimana saja di suatu tempat hehehe... hanya Allah yang tahu...................!

Kampuang nan Jauh dimato..

Loading...

Demi masa