30 November 2010

Gejala Serangan Jantung

Karena beberapa saat yang lalu saya di kenai oleh serangan ini, maka sekedar berbagi informasi untuk rekan pembaca blog saya ini, ada baiknya saya tuturkan sekedar informasi gejala yang mungkin di rasakan kalau serangan jantung menyerang kita.
Tentunya untuk setiap orang gejala ini akan berbeda atau tidak sama persis, mungkin dimulai dengan rasa sakit yang entah dimana atau tidak jelas, rasa tidak nyaman yang samar samar, ada rasa sesak di bagian tengah dada. Bagi saya terasa adanya pegal pegal di sekitar pundak, trus juga di pinggang, seperti gejala masuk angin.
Bahkan kata yang lain ada yang dirasakan rasa sesak yang luar biasa sehingga ada rasa terjepit pada rongga dada,bisa juga keluar keringat baik panas maupun dingin. karena nafas begitu sesak sehingga tidak bisa untuk dibuet rileks. rasa mual dan pusing sampai muntah juga bisa saja terjadi, sampai sampai mungki sampai tidak sadar diri atau pingsan .
Trus apa yang akan kita lakukan jika kita terkena serangan jantung mendadak ????????
pertama kita harus kenali gejala gejala seperti yang diuraikan diatas.
kemudian hentikan segala kegiatan apapun yang sedang kita lakukan,lalu duduk atau berbaringlah sembari menarik nafas dalam dalam.
jika kita sendirian, segera hubungi orang orang terdekat yang akan dapat menolong kita dan sampaikan bahwa anda kena serangan jantung, kalau tidak ada yang terdekat ya hubungi telepon darurat setempat infokan anda kena serangan jantung di alamat yang jelas.
Segeralah anda mintak di antar ke UGD , karena lebih cepat ditngani akan lebih baik.
jika menunggu tim paramedis datang, buatlah diri anda senyaman mungkin, longgarkan semua yang mengikat anda ikat pinggang atau dasi .
tetaplah tenang, jangan panik karena dengan kepanikan akan menambah kemungkinan terjadinya penyimpangan irama jantung yang dapat mengancam nyawa anda.

Demikian sekedar info semoga anda terhindar dari serangan jantung.

bahan bacaan: prosehat, sweet media , 10 penyakit paling mematikan di dunia versi WHO.

27 November 2010

Masih adakah Nurani seperti bapak tua ini ?

Catatan Khusus Dari Seorang Pramugari Pesawat


yang sangat menarik. Saya adalah seorang pramugari biasa dari China Airline, karena bergabung dengan perusahaan penerbangan hanya beberapa tahun dan tidak mempunyai pengalaman yang mengesankan.

Setiap hari hanya melayani penumpang dan melakukan pekerjaan yang monoton.

Pada tanggal 7 Juni yang lalu saya menjumpai suatu pengalaman yang membuat perubahan pandangan saya terhadap pekerjaan maupun hidup saya.

Hari ini jadwal perjalanan kami adalah dari Shanghai menuju Peking, penumpang sangat penuh pada hari ini.

Diantara penumpang saya melihat seorang kakek dari desa, merangkul sebuah karung tua dan terlihat jelas sekali gaya desanya. Pada saat itu saya yang berdiri dipintu pesawat menyambut penumpang.

Kesan pertama dari pikiran saya ialah zaman sekarang sungguh sudah maju seorang dari desa sudah mempunyai uang untuk naik pesawat.

Ketika pesawat sudah terbang, kami mulai menyajikan minuman, ketika melewati baris ke 20, saya melihat kembali kakek tua tersebut, dia duduk dengan tegak dan kaku di tempat duduknya dengan memangku karung tua bagaikan patung.

Kami menanyakannya mau minum apa, dengan terkejut dia melambaikan tangan menolak. Kami hendak membantunya meletakan karung tua diatas bagasi tempat duduk juga ditolak olehnya, lalu kami membiarkannya duduk dengan tenang, menjelang pembagian makanan kami melihat dia duduk dengan tegang ditempat duduknya, kami menawarkan makanan juga ditolak olehnya.

Akhirnya kepala pramugari dengan akrab bertanya kepadanya apakah dia sakit, dengan suara kecil dia menjawab bahwa dia hendak ke toilet tetapi dia takut apakah di pesawat boleh bergerak sembarangan, takut merusak barang didalam pesawat.

Kami menjelaskan kepadanya bahwa dia boleh bergerak sesuka hatinya dan menyuruh seorang pramugara mengantar dia ke toilet.

Pada saat menyajikan minuman yang kedua kali, kami melihat dia melirik ke penumpang di sebelahnya dan menelan ludah, dengan tidak menanyakannya kami meletakan segelas minuman teh di meja dia. Ternyata gerakan kami mengejutkannya, dengan terkejut dia mengatakan “tidak usah, tidak usah.”

Kami mengatakan, “Engkau sudah haus, minumlah,” Pada saat itu dengan spontan dari sakunya dikeluarkan segenggam uang logam yang disodorkan kepada kami.

Kami menjelaskan kepadanya minumannya gratis, dia tidak percaya. Katanya saat dia dalam perjalanan menuju bandara, merasa haus dan meminta air kepada penjual makanan dipinggir jalan dia tidak diladeni malah diusir.

Pada saat itu kami mengetahui demi menghemat biaya perjalanan dari desa dia berjalan kaki sampai mendekati bandara baru naik mobil, karena uang yang dibawa sangat sedikit, hanya dapat meminta minuman kepada penjual makanan dipinggir jalan. Itupun kebanyakan ditolak dan dianggap sebagai pengemis.

Setelah kami membujuk dia terakhir dia percaya dan duduk dengan tenang meminum secangkir teh, kami menawarkan makanan tetapi ditolak olehnya.

Dia menceritakan bahwa dia mempunyai dua orang putra yang sangat baik. Putra sulung sudah bekerja di kota dan yang bungsu sedang kuliah ditingkat tiga di Peking. Anak sulung yang bekerja di kota pernah menjemput kedua orang tuanya untuk tinggal bersama di kota, tetapi kedua orang tua tersebut tidak biasa tinggal dikota akhirnya pindah kembali ke desa.

Kali ini orang tua tersebut hendak menjenguk putra bungsunya di Peking. Anak sulungnya tidak tega orang tua tersebut naik mobil begitu jauh, sehingga membeli tiket pesawat dan menawarkan menemani bapaknya bersama-sama ke Peking. Tetapi ditolak olehnya karena dianggap terlalu boros dan tiket pesawat sangat mahal.

Dia bersikeras dapat pergi sendiri akhirnya dengan terpaksa disetujui anaknya, dengan merangkul sekarung penuh ubi kering yang disukai anak bungsunya.

Ketika melewati pemeriksaan keamanan di bandara, dia disuruh menitipkan karung tersebut ditempat bagasi tetapi dia bersikeras membawa sendiri, katanya jika ditaruh ditempat bagasi ubi tersebut akan hancur dan anaknya tidak suka makan ubi yang sudah hancur.

Akhirnya kami membujuknya meletakkan karung tersebut di atas bagasi tempat duduk, akhirnya dia bersedia dengan hati-hati dia meletakkan karung tersebut.

Saat dalam penerbangan kami terus menambah minuman untuknya, dia selalu membalas dengan ucapan terima kasih yang tulus, tetapi dia tetap tidak mau makan, meskipun kami mengetahui sesungguhnya dia sudah sangat lapar.

Saat pesawat hendak mendarat dengan suara kecil dia menanyakan saya apakah ada kantongan kecil, dan meminta saya meletakkan makanannya di kantong tersebut. Dia mengatakan bahwa dia belum pernah melihat makanan yang begitu enak, dia ingin membawa makanan tersebut untuk anaknya.

Kami semua sangat kaget. Menurut kami yang setiap hari melihat makanan yang begitu biasa, dimata seorang desa menjadi begitu berharga.

Dengan menahan lapar, disisihkannya makanan tersebut demi anaknya, dengan terharu kami mengumpulkan makanan yang masih tersisa yang belum kami bagikan kepada penumpang ditaruh di dalam suatu kantongan yang akan kami berikan kepada kakek tersebut.

Tetapi diluar dugaan dia menolak pemberian kami, dia hanya menghendaki bagian dia yang belum dimakan tidak menghendaki yang bukan miliknya sendiri. Perbuatan yang tulus tersebut benar-benar membuat saya terharu dan menjadi pelajaran berharga bagi saya.

Sebenarnya kami menganggap semua hal tersebut sudah berlalu, tetapi siapa menduga pada saat semua penumpang sudah turun dari pesawat, dia yang terakhir berada di pesawat. Kami membantunya keluar dari pintu pesawat,

Sebelum keluar dia melakukan sesuatu hal yang sangat tidak bisa saya lupakan seumur hidup saya, yaitu dia berlutut dan menyembah kami, mengucapkan terima kasih dengan bertubi-tubi, dia mengatakan bahwa kami semua adalah orang yang paling baik yang dijumpai.

"Kami di desa hanya makan sehari sekali dan tidak pernah meminum air yang begitu manis dan makanan yang begitu enak, hari ini kalian tidak memandang hina terhadap saya dan meladeni saya dengan sangat baik, saya tidak tahu bagaimana mengucapkan terima kasih kepada kalian. Semoga Tuhan membalas kebaikan kalian."

Dengan menyembah dan menangis dia mengucapkan perkataannya. Kami semua dengan terharu memapahnya dan menyuruh seseorang anggota yang bekerja di lapangan membantunya keluar dari lapangan terbang.

Selama 5 tahun bekerja sebagai pramugari, beragam-ragam penumpang sudah saya jumpai, yang banyak tingkah, yang cerewet dan lain-lain.

Tetapi belum pernah kami menjumpai orang yang menyembah kami. Kami hanya menjalankan tugas kami dengan rutin dan tidak ada keistimewaan yang kami berikan, hanya menyajikan minuman dan makanan.

Tetapi kakek tua yang berumur 70 tahun tersebut sampai menyembah kami mengucapkan terima kasih, sambil merangkul karung tua yang berisi ubi kering dan menahan lapar menyisihkan makanannya untuk anak tercinta, dan tidak bersedia menerima makanan yang bukan bagiannya.

Perbuatan tersebut membuat saya sangat terharu dan menjadi pengalaman yang sangat berharga buat saya di masa datang, yaitu jangan memandang orang dari penampilan luar tetapi harus tetap menghargai setiap orang dan mensyukuri apa yang kita dapat.

Sumber : http://www.soloaja.com/v2/forum/51-cerita-fiksi/6037-catatan-khusus-dari-seorang-pramugari.html

26 November 2010

Hari Guru

Tanggal 25 Nopember entah siapa yang mulai menetapkan sebagai hari guru, apa sebabnya peristiwa apa saya nggak tau dan juga malas menelusuri tanggal apa yang dijadikan tonggak sejarahnya, tapi yang pasti pada hari itu adalah hari GURU ( heheh pokoknya hari guru titik )

Guru adalah orang yang sewaktu kita belajar yang ngajarin tulis baca di waktu SD, saya jadi ingat waktu itu di tahun 1971, kelas satu SD bu Guru yang tidak akan pernah di lupakan bagaimana sabar dan tekunnya beliau mengajari kami yang belum kenal dengan lambang dan simbol huruf huruf latin.

"Bi bi"
beh..!
beh..!
beh..!
i... !
i... !
i... !
atau bagaimana bunyi ibu di rumah menggoreng ? tanya beliau, serentak kami menjawab Seeeeeeeeeeeeeeeee...! , nah ini dia hurufnya C..!, semoga almarhumah ibu Gusnar mendapat tempat yang layak di sisiNya..Amin..! ya Rabb.

ilustrasi di atas mungkin juga rekan rekan punya cara yang lain di jari oleh ibu dan bapak guru, setelah generasi saya mungkin langsung memakai "ini budi" ya heheheh.

kemudian di jenjang yang lebih tinggi di SMP, bapak dan ibu guru juga mengajari hal hal yang masih belum kita ketahui, ada ilmu matematika, karena angkatan kami di namakan angkatan matematika, sebelumnya ada aljabar, ilmu ukur, yang kemudian di jadikan matematika, ya bapak dan ibu gurulah yang mengajari kita bagaimana mengetahui mathematika ini.
Cara dan metode beliau memang beragam sesuai dengan karakter beliau, ada yang lembut dan ada juga yang "Pemarah ", kalau yang lembut biasanya ibu guru yang ngajarin kita dengan lemah lembut, sehingga kadang kadang anak anak juga menganggap beliau snggak ada di dalam kelas ( heheheh maklum bandel ), tapi kalau bapak guru yang sedikit agak tegas dan keras, maka murid murid akan sedikit ketakutan waktu beliau masuk kelas dan mengajar , heheheh saya ingat bapak " Anwar " beliau ngajari Fisika..heheheh dikenal sebagai guru yang Killer, pemarah kata kami, tapi beliau tidak pernah main tangan cuman main jari saja ke kuping kita kita kalau bandel dengan memegang ujung kuping saja kita merasakan pedih yang luar biasa heheh entah bagaimana caranya beliau memegang tak taulah aku heheh pokoknya sakit hehehe.
pernah beliau memperagakan alat "stop wach" kepada kami, terus beliaumenanyakan untuk apa alat ini ?, heheh saking takut salahnya tidak satupun yang menjawab, kelas dalam keadaan hening mencekam ( hahahahaha ), trus mungkin beliau kesel juga maka dengan spontan beliau menjawab sendiri " ini adalah obat sakit perut ..! sambil menyimpan alat tersebut.
Ada juga bapak guru yang lucu dan kami semua di buat tertawa terpingkal pingkal, beliau adalah bapak Azra'i yang biasa di panggil pak AZ, mudah mudahan beliau di beri umur panjang dan kesehatan , beliau sebenarnya guru kesenian, beliau selalu membawa biola dan menggeseknya di depan kelas. mengiringi teman teman yang mau menyanyi, suatu waktu guru bahasa inggris berhalangan hadir, beliau masuk menggantikan ngajar bahasa inggris, heheheheh hebat juga beliau ya , tapi selama beliau ngajarin bahasa inggris anak anak pada ketawa melulu hehehe, karena tingkah beliau yang lucu kalau ngajar hehehh akhirnya beliau mulai kesel juga dan mengeluarkan biolanya heheh jadi kita nyanyi pakai bahasa inggris jadinya ..hahahahaha metode yang bagus..!

pada tingkat yang lebih atas ya di SMA, bapak dan ibu guru juga sama baik dan galaknya, hahaha , jadi ingat pak toren..( maafkan saya bapak ) guru Fisika , yang nama beliau sebenarnya adalah bapak Ali Umar ( kalau nggak salah ) , tapi turun temurun dari kakak kelas mengatakan beliau pak Toren, tapi jangan sampai beliau tahu di panggil toren hehehehehe ), trus juga ibu ningsih yang ngajarin Biologi mudah mudahan ibu dalam keadaan sehat sehat walafiat sampai saat ini heheheh ibu ini selalu menghafalkan nama latin dari setiap hewan dan tumbuhan......

ya bapak bapak dan ibu ubu guru yang lain tidak akan pernah dilupakan jasanya , karena kalianlah saya bisa menulis dan membaca serta menghidupi keluarga saat ini.

Selamat hari guru wahai para guru, semoga kalian para bapak dan ibu guru semuanya selalu bahagia dan penuh pengabdian. Tut wuri handayani.


sebagai ilustrasi ini lagu Oemar bakrinya Iwan Falas yang di ambil dari
http://www.youtube.com/watch?v=rrZw0gPR4vE


video

Kampuang nan Jauh dimato..

Loading...

Demi masa