22 Oktober 2008

Pilkada Padang dan pembangunan jalur evakuasi di Pasie nan Tigo

Besok tanggal 23 Oktober 2008, warga kota Padang akan melakukan pemilihan wali kota yang akan menentukan nasib kota Padang untuk 5 tahun kedepan.
Siapa yang berhak memimpin pembangunan dan pemeliharaan kota Padang selanjutnya akan ditentukan pada besok oleh seluruh warga kota Padang yang mempunyai hak suara.
Apakah tetap pilihan pada pejabat yang lama atau pendatang baru, bahkan wajah baru stock lama juga muncul kembali. Marilah kita serahkan pemilihan kepada seluruh warga kota.dengan harapan "pilkada badunsanak" akan terealisasi dan berjalan dengan lancar dan aman, yang menang tidak besar kepala dengan kemenangannya dan yang kalah tidak kecewa dan berkecil hati serta sakit hati melihat kemenangan orang lain, sama-sama membangun kota Padang Kota tercinta ini.
Siapapun yang terpilih diharapkan akan dapat membawa perubahan yang positif untuk kota Padang ini.
Kami yang tinggal di tepi laut, pantai pasie Jambak mengharapkan kepada wali kota terpilih nantinya akan lebih memperhatikan kami-kami yang tinggal pada garis merah pesisir pantai khususnya kelurahan Pasie Nan Tigo, dimana jika terjadi bencana gempa dan potensi Tsunami sangat mengkhawtirkan warga pesisir ini, dimana semejak wilayah pesisir pantai di kategorikan sebagai garis MERAH bahaya Tsunami, daerah pantai Pasie nan tigo belum ada jalan alternativ untuk evakuasi warga. Rasanya tidak terlampau muluk dan mengada-ada keinginan warga pasie nan tigo untuk mempunyai jalan evakuasi yang cepat dan lebih banyak, dimana saat ini hanya ada satu ( satu satunya ) jalan keluar masuk dari dan ke arah Pasie nan tigo, yakni melalui simpang Maro Panyalinan . Memasng saat ini sedang dibangun pengendalian banjir disekitar batang air lubuak Buayo, masih dalam tahap pendaman,sementara jalan jalur evakuasi belum terlihat tanda-tandanya. Seandainya dibuat jalur alternatif dari perumahan Lubuk Gadiang IV,tembus ke perumahan BSD -2, kelihatannya akan lebih mudah dan biaya akan lebih sedikit, karena batas antara kedua perumahan tersebut hanya dibatasi oleh rawa-rawa, lebih kurang sekitar 600 meter saja lebarnya, kemudian antara perumahan Pasia Putiah dengan jalan setapak di pasie jambak hanya tinggal membuat jembatan kecil sehingga kendaraan roda 4 dapat lalu sudah cukup membantu untuk jalur evakuasi.
Kembali ke pilkada, dari 5 pasangan yang muncul mudaha-mudahan apa yang mereka janjikan pada kampanye-kampanye mereka sebelum pilkada ini siapapun yang akan terpilih hendaknya menepati janji-janji selama kampanye, karena janji itu adalah hutang yang harus mereka bayar dan akan diminta pertanggung jawaban dihadapan Hakim yang paling adil nanti kelah di akhirat.
wallahu alam .
selamat pilkada dan menentukan pilihan pemimpin kota Padang untuk lima tahun yang akan datang.

Tidak ada komentar:

facebook

https://www.facebook.com/b.katiksulaiman